Hasil ketikan jari dan melalui Hati
Selasa, 03 Juli 2012
Kesederhanaan dan Impian
Jari-jariku mulai mengetik satu persatu huruf hingga menjadi sebuah kalimat yang sederhana dan utuh dan bisa menjadi sebuah paragraf yang menurut pengarangnya tidak begitu bagus. Jari-jariku yang tidak kelihatan begitu mulus pun sangat berguna bisa menjadi penyampai isi hatiku ketika bibirku tak sanggup untuk mengungkapkannya. Orang lain mungkin menggunakan cara lain, ada yang mengungkapkan perasaannya atau isi hati dalam berbagai keadaan dengan menulis(mengarang) yang menggunakan pikaran dan hati, ada juga yang melalui sebuah lagu entah sambil memainkan alat musik atau hanya bernyanyi saja, dan masih banyak lagi, inilah cara kami yang berbeda tapi dengan tujuan yang yaitu menyampakain perasaan dan isi hati tanpa ada kebohongan atau kemunafikkan. Namun aku adalah yang tak mampu membuat lagu, tak bisa menyanyikan sebuah lagu, dan tak bisa menulis sebuah buku karangan. Aku adalah manusia biasa yang menjadi LUAR BIASA setelah melihat hasil jari-jarinya yang mengetik tentang perasaan walau hanya yang sederhana. Tidak pernah sekalipun aku mengeluarkan pertanyaan "Kapan aku bisa seperti dia? kenapa aku tidak dilahirkan dikeluarga tersebut? Mengapa hidupku tidak mewah? Bagaimana caraku mewujudkan harapanku untuk bisa ke luar negeri menuntut ilmu dengan keadaanku yg sederhana? Apa bisa aku menjadi seseorang yang luar biasa, sukses kelak nanti? Dimana aku mencari yang luar biasa dengan kesederhanaanku?". Mungkin hidup mewah sangat menyenangkan, namun hidup sederhana jauh lebih menyenangkan dan tidak ada kesombongan dan selalu berbagi. Karena kemewahan hanya titipan, hanya sementara yang asalnya dari TUHAN, Dia bisa kapan saja mengambil kemewahan tersebut. Sederhana yang berbaur dengan sekelilingnya baik dengan siapapun tanpa memandang harta bukan arti "manusia tidak berdosa". Didunia ini tidak ada manusia yang tidak berdosa, walaupun orang tsb sangat baik pasti tetap dia melalukan yang membuatnya berdosa. Perasaanku, isi hatiku bukan hanya tentang cinta kepada seseorang karena hatiku adalah mengasihi sesama, menghormati sesama, dan menyayangi sesama. Aku adalah yang impian bisa membantu sesama, mendirikan sekolah untuk anak jalanan, menyumbangkan buku pelajaran gratis kepada yang tidak mampu, mengajari mereka tentang hidup sesuai kemampuan otakku, dan mengajak mereka untuk berkarya dengan talenta masing-masing. Tapi apa aku bisa mewujudkan impianku tersebut dengan kesederhanaanku? Aku bukanlah memiliki hidup yang mewah, Aku bukanlah anak pejabat ataupun artis, Aku bukanlah anak pengusaha sukses. Aku tetaplah aku yang sederhana yang memiliki impian yang luarbiasa untuk masa anak-anak bangsa. Andai suatu saat ada seseorang ataupun banyak orang yang ingin membantuku dengan tulus untuk mewujudkan impianku, aku berharap ada!
Langganan:
Komentar (Atom)